Tips menjadi guru idola di mata anak
Tips menjadi guru yang idola di mata anak murid
Artikel ini berdasarkan pengalaman pribadi saya sebagai guru. Pengalaman saya selama 15 tahun mengajar dari TK, SD, SMP, SMA maupun ketika PPL pada mahasiswa S1. Ada banyak pengalaman saya dapat, saya akan membagikan tips bagaimana menjadi guru idola dimata murid. Semoga pengalaman ini bisa menjadi inspirasi bagi sahabat belajar yang mau menjadi guru idola di kelas maupun disekolah.
Ada 5K yang harus sahabat belajar yang harus dihindari ketika mau mengajar dikelas atau tempat mengajar sahabat belajar. Apa itu 5K? Yuk ....simak artikel berikut ini!
1. Kuman (Kurang Mandi)
Ini merupakan hal yang harus paling dihindari oleh sahabat belajar. Karena kurang mandi menyebabkan kita kepanasan, gerah, tidak pede karena bau yang ditimbulkan. Hal ini akan memiliki efek terhadap kegiatan mengajar kita. Karena kita akan mudah marah, tidak sensitif dengan keadaan kelas karena kita sensitif dengan diri sendiri. Apalagi bau badan yang ditimbulkan karena kita tidak mandi, akan menyebabkan anak murid akan menjauh dari kita.
2. Kudis (Kurang Disiplin)
Kurang disiplin dalam pekerjaan akan menganggu kinerja kita dalam mengajar. Datang tidak tepat waktu, meninggalkan pekerjaan tanpa alasan yang jelas atau tidak melaksanakan tugas sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Apalagi ketidak disiplinan kita selalu terlihat dan disadari oleh anak murid kita. Itu akan mengurangi rasa hormat murid kita terhadap kita. Mereka akan mencap kita sebagai guru yang tidak berkompeten dalam mengajar. Terkadang ketidaksiplinan kita juga dijadikan contoh oleh anak murid kita. Kadangkala mereka juga menyepelekan tugas yang kita berikan kepada mereka.
3. 3. Kutil (Kurang Teliti)
Kurang teliti dalam bekerja juga menjauhkan kita dari anak murid kita. Kenapa demikian? Karena kurang teliti menyebabkan kita tidak memperhatikan hal detail terhadap anak murid kita. Seperti keluhan atau kesulitan mereka dalam belajar. Kurang teliti dalam memeriksa tugas anak murid kita juga akan membuat anak murid kita akan asal-asalan dalam membuat tugasnya
4. 4. Kusta (Kurang Semangat dan Tanggung Jawab)
Dalam mengajar diperlukan semangat dari guru agar anak juga ikut termotivasi dalam belajar. Jika guru saja tidak semangat, maka anak murid juga kurang menyukai pembelajaran yang kita laksanakan. Mereka akan malas mengikuti pembelajaran yang kita laksanakan. Selain itu sikap kurang tanggung jawab dalam melaksanakan tugas juga berpengaruh terhadap gaya mengajar kita. Karena kita akan asal-asalan dalam mengajar dan tidak memperhatikan kondisi dan kebutuhan anak murid kita. Akhirnya anak murid kitapun akan menjauhi kita.
Selain menghindari 5K diatas kita perlu melaksanakan 3S yaitu :
1. Senyum
Murid akan merasa senang jika kita selalu menyambut atau memulai pembelajaran dengan senyuman. Beban atau ketakutan yang mereka rasakan kita akan menghadapi pembelajaran, akan merasa berkurang jika kita menyambut mereka dengan senyuman yang tulus. M
2. Sapa
Bukan sekadar menegur atau menyebut nama mereka. Namun sapa yang saya maksud disini adalah menanyakan kabar dan kesulitan anak murid kita. Biasakan mendengar cerita yang akan mereka ceritakan. Walupun hal sepele yang menurut kita tidak penting, namun menurut mereka penting. Berawal dari cerita ini, anak murid akan merasakan bahwa mereka didengarkan. Hal ini akan berlanjut untuk kelangsungan kelas sahabat belajar.
3. Sentuh
Sentuhan disini bukan saja sekedar salam tangan, tapi juga sentuhan kita ketika mengelus kepala anak murid kita, tepukan dibahu atau pelukan yang kita berikan ketika mereka bahagia atau sedih. Bagi anak-anak, sentuhan yag kita berikan akan membuat mereka selalu nyaman di dekat kita. Jadi jangan pelit untuk memberikan elusan, tepukan atau pelukan kepada mereka
Untuk jadi guru idola di mata murid kita, hindari 5K lakukan 3S. Selamat mencoba!
Komentar
Posting Komentar